Maybank menghimbau seluruh Nasabah untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan perbankan kepada siapapun
dan agar selalu waspada terhadap upaya penipuan yang terjadi. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, terdapat
berbagai tindakan kejahatan perbankan dengan bermacam modus dan motif, seperti Phising, Malware, Sim
Swap, Phone Fraud dan kejahatan lainnya yang berbasis penyalahgunaan wewenang. #DatamuRahasiamu
Hati – hati dan selalu waspada terhadap berbagai modus atau tindak kejahatan perbankan yang
mengatasnamakan Maybank. Maybank tidak pernah meminta data perbankan Anda dengan alasan apapun dan melalui cara
apapun. Nomor resmi Maybank Customer Care 1500611, tidak mengandung prefix* apapun
atau tidak digunakan untuk menghubungi Nasabah. Abaikan telepon dari nomor yang menyerupai
nomor resmi Maybank Customer Care, seperti di bawah ini dan nomor lainnya yang menyerupai nomor Maybank Customer
Care:
|
+62 21 1500611
|
+21 1500611
|
021 1500611
|
062 21 1500611
|
+69811
|
Keterangan:
*) Berupa nomor awalan sambungan telepon masuk yang disertai/tidak disertai simbol +, kode suatu negara
maupun kota.
Maybank akan terus berupaya untuk
mengembangkan fitur keamanan yang dapat melindungi informasi pribadi Anda dan mengutamakan keamanan dalam
melakukan aktivitas perbankan Anda baik melalui M2U ID App, M2U ID Web, Maybank SMS+ Banking, Maybank ATM dan Maybank
Kartu Kredit & Debit.
Beberapa tips keamanan dan kenyamanan bertransaksi:
Rahasiakan Data Anda
- Jangan pernah memberitahukan informasi kode One Time Password (OTP),
Transaction Authorization Code (TAC), passcode Secure2u, PIN,
CVV/VC, user ID dan password kepada pihak lain, termasuk
petugas Bank atau pihak lain yang mengaku dari Bank melalui cara apa pun.
Maybank tidak pernah menghubungi Nasabah untuk meminta informasi data perbankan
Anda seperti One Time Password (OTP), Transaction
Authorization Code (TAC), Passcode Secure2u, PIN,
CVV / CVC, user ID dan password Anda.
- Jangan pernah posting informasi pribadi seperti nomor NIK,
tanggal lahir, nama gadis ibu kandung, nomor telepon, foto KTP, foto SIM dan
data pribadi lainnya di sosial media.
- Pastikan data pribadi Anda yang tercatat pada sistem Maybank terutama
nomor handphone dan alamat email yang
terkini atau saat ini Anda gunakan. Apabila mengganti
nomor handphone ke operator, pastikan untuk melakukan
pengkinian data nomor handphone Anda ke pihak Bank
Segera lakukan pengkinian data dengan menghubungi Maybank Customer Care di
1500611 atau melalui M2U ID App. Panduan pengkinian data melalui M2U ID App
Klik
disini
Maybank mengirimkan informasi dan data perbankan Anda, termasuk
PIN, One Time Password (OTP), Transaction
Authorization Code(TAC) ke nomor handphone (HP) yang
tercatat pada sistem Maybank.
- Gunakan password yang kuat untuk semua akses perbankan Kamu. Ubah password
secara berkala .
Contoh: jangan menggunakan tanggal lahir untuk password atau nama Kamu sebagai
user ID (mobile banking/ internet banking).
- Jika Anda menerima notifikasi pada M2U ID App atau M2U ID Web untuk mengganti
password, mohon segera ubah password Anda.
Transaksi kartu kredit & Debit serta digital banking.
- Gunakan PIN Maybank Kartu Kredit di setiap transaksi Anda
Untuk mendapatkan PIN Maybank Kartu Kredit dapat dilakukan dengan cara:
- SMS ke 69811 dengan format PIN <spasi> KK <spasi> 8
Digit Akhir Maybank Kartu Kredit. Gunakan
nomor handphone yang terdaftar di sistem Maybank
Kartu Kredit. ATAU
- Menghubungi Maybank Customer Care di 1500611. ATAU
- Email ke customercare@maybank.co.id dengan
menginformasikan:
Subject Email : PIN
Nama Pemegang Kartu :
Nomor Maybank Kartu Kredit :
Sesuai peraturan BI, kartu kredit hanya diperuntukkan untuk melakukan transaksi
pembayaran di merchant dan melakukan tarik tunai di mesin ATM, dilarang
melakukan tarik tunai di merchant.
- Pastikan Anda telah menggunakan Maybank Kartu ATM/ Debit berteknologi
chip. Efektif 29 November 2021, Maybank Kartu ATM / Debit lama
(magnetik) akan dinonaktifkan atau tidak dapat digunakan. Segera tukarkan
Maybank Kartu ATM / Debit (magnetik) dengan Maybank Kartu ATM/ Debit
berteknologi chip di cabang Maybank terdekat.
- Pastikan Maybank Kartu Kredit dan Debit berada pada Anda
Tidak memindahtangankan Maybank Kartu Kredit dan Debit kepada customer
service di kantor cabang pada saat penggantian kartu rusak atau
tutup kartu,sebelum kartu digunting
dibagian chip dan magnetic stripe.
Tidak menyerahkan atau meminjamkan Maybank Kartu Kredit dan Debit kepada
pihak yang datang untuk mengambil kartu Anda atau kartu digesek
(swipe) pada alat apapun selain mesin EDC dengan alasan
apapun.
Apabila Anda kehilangan kartu segera hubungi Maybank Customer Care di 1500611.
Transaksi yang terjadi sebelum pelaporan dan pemblokiran kartu hilang
menjadi tanggung jawab Nasabah.
- Jangan mudah percaya jika menerima konfirmasi melalui telepon, SMS atau WA yang
mengatas namakan Maybank
Nomor telepon Maybank Customer Care di 1500611 hanya digunakan untuk menerima
panggilan Nasabah.
- Pastikan Anda telah logout setelah melakukan akses pada Internet
Banking maupun M2U ID Web.
Pada saat ini sedang maraknya penggunaan aplikasi Virtual Private
Network (VPN) yang dapat terkoneksi pada aplikasi sosmed (WA,
Facebook (FB), Instagram (IG), dll), hal ini dapat
mengakibatkan terjadinya kemungkinan data perbankan Anda di sadap oleh pihak
pihak yang tidak bertanggung jawab.
Untuk menghindari hal ini jika Anda mengaktifkan aplikasi Virtual
Private Network (VPN) free di smart phone,
pastikan VPN dalam kondisi off atau disconnect pada
saat Anda bertransaksi M2U ID Web, M2u ID App ataupun Maybank SMSᶧ
Banking.
- Periksa aktivitas transaksi Anda secara rutin
Segera hubungi Maybank Customer Care di 1500611 atau kunjungi cabang Maybank
terdekat jika terdapat penarikan tunai yang tidak dilakukan oleh Anda. Laporan
sanggahan transaksi maksimum 30 hari sejak transaksi dilakukan, jika lebih dari
jangka waktu tersebut maka transaksi menjadi tanggung jawab Nasabah.
Transfer ke rekening
virtual account
|
Teliti dan selalu waspada
setiap ada permintaan transfer ke rekening virtual account
|
|
Tidak tergiur dengan
informasi yang mendapatkan hadiah undian. Hubungi call
center perusahaan terkait untuk mendapatkan informasi yang
benar. |
|
Waspada dengan percakapan
atau pesan dari orang yg tidak Anda kenal dan pura-pura sudah kenal
lama. Blokir kontak yang tidak Anda kenal. |
|
Cari tahu kebenaran investasi
ada baiknya dengan bertanya kepada ahli keuangan dan investasi atau
melakukan pengecekan produk keuangan kepada layanan Pelanggan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). |
|
Laporkan segera akun yang
dicurigai melalui CekRekening.id milik Kementerian Komunikasi
dan Informatika Republik Indonesia. |
Modus Penipuan dan Cara Menghindarinya
Skimming
Upaya pencurian informasi data pribadi Nasabah dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada
magnetic stripe kartu kredit maupun debit secara ilegal.
Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindari skimming:
- Pastikan Anda telah menggunakan Maybank kartu ATM / debit berteknologi chip.
- Utamakan menggunakan Maybank ATM.
- Perhatikan lokasi dan kondisi ATM yang Anda kunjungi, sebaiknya gunakan ATM yang berlokasi di cabang
Bank tersebut.
- Pada saat menekan PIN, biasakan untuk menutup dengan tangan Anda dan selalu waspada dengan orang dan
keadaan disekitarnya.
- Ubah PIN Anda secara berkala.
- Periksa aktivitas rekening dan saldo Anda secara teratur. Jika ditemukan transaksi yang bukan Anda
lakukan segera laporkan kepada pihak Bank.
- Pastikan pihak Bank telah memiliki data pribadi Anda yang terkini seperti nomor telepon, karena kode
otorisasi transaksi akan terkirim ke nomor telepon Anda.
Phishing
Upaya penipuan melalui email dan situs internet yang dikirimkan kepada banyak orang dengan
tujuan agar Nasabah memberikan data pribadi.
Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan:
- Pastikan Anda login atau mengakses informasi dari website yang resmi dan
terpercaya. Pastikan alamat website dimulai dengan https://....
(terdapat huruf s) bukan http://.... Huruf s merupakan tanda bahwa situs telah
dilindungi oleh enkripsi data.
- Corporate Website Maybank : https://maybank.co.id
- M2U ID Web (Internet Banking) : https://m2u.maybank.co.id
- M2E untuk Nasabah Korporasi : https://m2e.maybank.co.id
- Install software untuk keamanan dan tetap melakukan update antivirus.
- Hindari akses perbankan online menggunakan jaringan WIFI ditempat umum.
- Jangan melakukan klik link atau mengunggah lampiran jika Anda menerima email, terutama
informasi yang memberikan hadiah untuk Anda. Sebelum klik link yang terdapat pada email,
arahkan kursor ke link yang tertera, pastikan keterangan link Anda terima sesuai dengan pengirimnya.
Upaya memperoleh akses transaksi perbankan Anda dengan melakukan duplikasi atau pengambilalihan SIM card
ponsel Anda secara illegal oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari SIM Swap:
- Jika layanan komunikasi melalui ponsel Anda tidak dapat digunakan, seperti tidak ada SMS dan telepon
yang masuk, segera hubungi operator seluler.
- Segera hubungi pihak bank dan operator seluler jika menemukan indikasi SIM Swap.
- Jangan mempublikasikan nomor ponsel atau email Anda di media sosial. Gunakan nomor ponsel
atau email yang berbeda khusus untuk transaksi perbankan.
- Selalu cek dan membaca SMS atau email notifikasi transaksi yang dikirimkan Bank.
- Jika menerima SMS atau email yang meminta Anda untuk mengklik situs yang tidak jelas,
jangan dilakukan.
Virtual Account
Modus Penipuan Menggunakan Virtual Account
Modus penipuan semakin marak dan beragam, salah satunya melalui virtual account. Selalu waspada
berbagai upaya penipuan melalui transfer ke rekening virtual account:
- Mengaku sebagai saudara dekat atau teman.
Pura-pura kenal dan mengaku sedang kena musibah atau kondisi terdesak, dan membutuhkan dana dalam
waktu cepat.
- Penawaran investasi bodong
Dapat penawaran investasi yang menjanjikan dengan keuntungan yang fantastis dan mengajak peserta
mentransfer sejumlah dana melalui virtual account.
- Belanja di e-commerce atau online store fiktif
Belanja melalui sosial media/ online store/ e-commerce dan mengharuskan melakukan
pembayaran diluar metode pembayaran resmi.
- Undian berhadiah palsu
Waspada jika ada telepon atau pesan, yang menyatakan mendapatkan hadiah undian dan diminta
transfer sejumlah dana dan meminta data perbankan dengan alasan tertentu.
Modus Penipuan Berkedok File .APK & .PDF!
Aksi penipuan melalui
pengiriman File ataupun Link yang
memuat .apk & .pdf tengah marak disebarkan melalui aplikasi WhatsApp
berkedok, undangan pernikahan, seminar, pesan dari kurir paket, tagihan/invoice, dll
Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindarinya:
- Jangan membuka/meng-klik /men-download File apapun yang diterima dari Nomor yang
Anda tidak kenal.
- Jangan membalas/merespon pesan dari Nomor yang Anda tidak kenal atau sumber mencurigakan yang
mengaku dari Pihak Maybank.
- Selalu rahasiakan Data Pribadi Anda seperti: Nomor NIK/KTP/SIM/dll, Tanggal Lahir, Nama Gadis Ibu
Kandung, Nomor Telepon, Foto, dan Data Pribadi lainnya dari pihak manapun, termasuk:
- OTP / TAC
- CVC / CVV (3 angka di belakang Kartu)
- User ID dan Password
- Nomor dan PIN Kartu Debit ATM / Kartu Kredit
- PIN Secure2U
Maybank tidak pernah meminta ataupun
mengirimkan File maupun Link untuk diklik Nasabah dan juga tidak
pernah meminta data Nasabah yang bersifat pribadi/rahasia/confidential.
Modus Penipuan Pemalsuan Nomor Telepon, Lokasi
ATM dan Alamat di Aplikasi Peta.
Belakangan ini, aksi penipuan juga telah melibatkan aplikasi peta yang tersedia di internet dengan
memalsukan data seperti nomor telepon, titik keberadaan/lokasi ATM hingga alamat kantor cabang Bank.
Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindarinya:
- Pastikan untuk mendapatkan informasi lokasi dan nomor telepon Bank dari situs resmi Maybank.
- Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Maybank Customer Care di
1500611/+622178869811 (dari luar negeri) atau email ke customercare@maybank.co.id
Smishing
Upaya penipuan yang bertujuan untuk mencuri data pribadi dan perbankan. Modus yang dilakukan oleh Pelaku
adalah menggunakan identitas palsu dan mengaku sebagai pegawai bank, staff Lembaga
Keuangan/Instansi/Yayasan, orang terdekat atau orang yang kita kenal, dimana Pelaku kemudian mengirimkan
SMS yang menginformasikan salah satu dibawah ini:
- Adanya transaksi tidak wajar pada kartu kredit atau rekening dan meminta Anda untuk membatalkan
transaksi.
- Adanya kenaikan biaya admin/transaksi, dan apabila tidak setuju dengan kenaikan biaya tersebut, maka
Pelaku akan meminta Anda untuk menginformasikan data pribadi dan perbankan, atau
- Menawarkan hadiah yang tidak wajar
Setelah mengirimkan SMS, selanjutnya Pelaku akan memberikan link yang mengarahkan Anda ke
website palsu yang menyerupai website resmi Maybank, dan meminta Anda untuk mengisi
data pribadi dan perbankan pada website palsu tersebut.
Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindarinya:
- Jangan membuka/akses link yang mencurigakan
Jika mendapatkan SMS, email atau WhatsApp dari sumber yang mencurigakan, jangan
membuka/akses link tersebut karena terdapat risiko pencurian data pribadi atau penyusupan
malware ke perangkat yang Anda gunakan.
- Jangan membagikan data pribadi & perbankan Anda
Tujuan dari penipu adalah mencuri data pribadi dan perbankan Anda yang bersifat rahasia seperti
nomor Kartu, PIN, kode One Time
Password (OTP), Transaction Authorization Code (TAC), masa berlaku kartu,
Kode CVV/CVC (untuk Kartu Kredit dan Debit) dan/atau user ID, password atau
passcode Secure2u yang digunakan pada internet banking/mobile banking
Anda. Jangan pernah memberikan data pribadi dan perbankan Anda melalui telepon atau dengan cara
mengisi data pribadi dan perbankan melalui website yang mencurigakan.
- Melakukan konfirmasi kepada pihak Bank
Waspada terhadap panggilan telepon, SMS, email atau WhatsApp yang mencurigakan dan
meminta Anda untuk memberikan data pribadi dan perbankan. Jika Anda mengalami hal tersebut, segera
hubungi Bank melalui kontak resmi Bank dan laporkan apa yang telah Anda alami.
Social Engineering
Upaya penipuan dengan menggunakan teknik manipulasi psikologi yang dilakukan dengan memanfaatkan
kelengahan korban untuk mendapatkan akses pada informasi data pribadi atau perbankan serta data-data
berharga yang bersifat “confidential”.
Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindari penipuan
melalui modus social engineering:
- Rahasiakan selalu data pribadi atau perbankan Anda seperti kode One Time Password (OTP),
Transaction Authorization Code (TAC), Passcode Secure2u, PIN, 3 digit pada kartu
(CVV/CVC), User ID dan Password kepada siapapun termasuk pihak yang mengaku dari
Bank, melalui cara apa pun dan di mana pun.
- Jangan mudah percaya & waspada terhadap nomor telepon yang tidak dikenal, yang menawarkan
penawaran hadiah/undian/pembatalan transaksi dan diikuti dengan permintaan untuk memberikan data
pribadi dan perbankan Anda.
- Berhati-hati terhadap email dan pesan WhatsApp yang didalamnya terdapat
link atau file aplikasi yang mencurigakan.
- Jangan sembarang klik tautan/link yang mencurigakan.
- Aktifkan fitur notifikasi via SMS maupun email yang akan memberitahukan Anda saat ada
terjadi transaksi setor, tarik maupun transfer dana.
- Selalu lakukan pengecekan saldo dan merubah PIN secara rutin.
- Gunakan aplikasi mobile banking resmi Maybank Indonesia yaitu M2U ID App yang diunduh di
App store (bagi pengguna iOS) dan Play Store (bagi pengguna Android) dengan nama pencarian
‘Maybank2u ID’.
- Hubungi layanan Maybank Customer Care di nomor 1500611 atau +622178869811 dari luar negeri atau
melalui email customercare@maybank.co.id
jika adanya indikasi social engineering yang Anda alami.
Cyber Hygiene
Cyber hygiene adalah kebiasaan dan praktik baik untuk menjaga keamanan perangkat, data pribadi,
serta informasi perbankan.
Risiko jika Cyber Hygiene diabaikan:
- Perangkat jadi lambat dan sering crash
- Akun lebih rentan terhadap peretasan
- Meningkatnya serangan phishing dan malware
Tips melakukan Cyber Hygiene:
- Perbarui perangkat & aplikasi secara rutin
- Gunakan kata sandi yang kuat, berupa kombinasi angka, huruf dan simbol serta unik untuk setiap akun
dan ganti secara berkala.
- Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA), seperti pada layanan email, media sosial, dan
perbankan.
- Instal antivirus dan firewall yang terpercaya untuk melindungi perangkat Anda dari serangan
cyber.
Voice Phishing (Vishing)
Voice Phishing atau Vishing merupakan salah satu modus penipuan yang dilakukan melalui
panggilan telepon. Pelaku biasanya mengaku sebagai perwakilan bank, instansi pemerintah, atau pihak
lainnya untuk meminta informasi data pribadi dan perbankan Anda.
Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindarinya:
- Jangan pernah membagikan kode One Time Password (OTP), PIN, Transaction
Authorization Code(TAC), passcodeSecure2u, CVV/CVC, User ID, password,
kepada siapa pun termasuk yang mengaku sebagai petugas Bank.
- Verifikasi identitas penelepon melalui kanal resmi.
- Segera akhiri panggilan jika merasa tertekan atau curiga.
- Laporkan nomor mencurigakan kepada pihak berwenang atau layanan pelanggan resmi.
Untuk melindungi Nasabah dari risiko penipuan melalui telepon, seperti voice phishing/vishing,
M2U ID App sudah dilengkapi dengan fitur Call Prevention.
Maybank Indonesia turut mendukung upaya pencegahan praktek perjudian
online.
Sejalan upaya tersebut, Bank dapat mengambil Tindakan tegas terhadap rekening yang
terindikasi berafiliasi dengan aktivitas judi online.
Nasabah diimbau untuk senantiasa menjaga data pribadi dan perbankan agar tidak dapat diakses
maupun dipergunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dalam mendukung aktivitas
transaksi ilegal, termasuk judi online.
|